Akhir-akhir ini saya sering mendengarkan sekaligus menyanyikan lagu-lagu Ebiet G. Ade (EGA). Bukan untuk klangenan. Juga bukan sedang mencocokkan diri dengan lirik lagu Frustrasi: “aku bernyanyi untuk menahan letih, bukan jatuh cinta padamu gadis manis.”
Ya, saya sedang bersuka cita
karena tengah diajak terlibat dalam kolaborasi penulisan buku tentang Sang
Maestro Ebiet G. Ade. Judul sementara “Senandung Cinta Penggemar EGA”.
Manajemen Komunitas Membumi Bersama Ebiet. G. Ade (MemBers EGA) yang punya gawe menerbitkannya. Mas Ebiet juga mendukung. Malah sudah memberikan masukan untuk desain cover bukunya. Agar jangan hanya berisi gambar dirinya, nanti dikira buku biografi. Sesuai dengan topiknya, sebaiknya dipasang foto Ebiet beserta para fansnya.
Saya tidak menulis sendirian. Saya bersama Mas Supri Yadi (Lawang), yang mencetuskan gagasan apik ini. Juga bersama Kak Mico (Pakisaji) penggemar militan EGA, dengan Mas Hari G. (Jakarta), dan Ustaz Bayhaqi Kadmi (Pasuruan). Proses pengumpulan bahan sedang berlangsung. Sabtu kemarin kami koordinasi dan nulis bareng di tempat wisata sejuk, Lembah Dali Lawang. Semoga diparingi lancar.
Hari ini saya mengucapkan Selamat Ulang
Tahun ke-72 buat Mas Ebiet G. Ade
sekaligus selamat Hari Kartini
untuk para perempuan Indonesia.
Sign up here with your email

EmoticonEmoticon